MAKASSAR, Katadia.id – Kasus tudingan yang di tunjukan terhadap dugaan penyelewengan BBM subsidi oleh PT Putra Antan Energi [PAE] bantah keras dan itu tidak benar kini memasuki babak baru. Publik mulai menilai ada “berbagai cara” yang dilakukan oknum wartawan dalam memberitakan kasus ini.
Menurut keterangan dari sumber yang mengaku sebagai pemilik PT Putra Antan Energi, *Rahman*, kepemilikan perusahaan tersebut sudah beralih.
PT Putra Antan Energi Pak bukan sebenarnya Pak Harmini Amzi yang punya sekarang. Beliau sudah balik kampung halaman ke Jawa untuk menikmati masa tua dan pensiunnya. Dia sudah jual ke saya perusahaan PT Putra Antan ini Pak. Sudah tidak sanggup lagi kelola perusahaan tersebut, lebih milih nikmati masa pensiunnya di kampung. Apalagi faktor fisik dan usia juga Pak. Saya lihat beliau memang sudah tidak bisa lagi_,” ujar Rahman.
Rahman juga menegaskan dan menghimbau kepada seluruh wartawan dan LSM agar tidak lagi menghubungi atau melakukan investigasi kepada *Pak Harmini Amzi*.
“_Jadi saya menegaskan sekali lagi, menghimbau kepada seluruh wartawan dan LSM menyampaikan bahwa pemilik PT Putra Antan Energi adalah saya sebenarnya pemiliknya. Kasian Pak Harmini Amzi kalau setiap waktu dihubungi dan diinvestigasi oleh oknum wartawan tersebut_,” tegasnya..
Sebelumnya, nama *H.A/Harmini Amzi* disebut-sebut masyarakat sebagai pemilik PT PAE dan diduga merupakan mantan anggota Polda Sulsel.
Dengan adanya klarifikasi ini, maka *Rahman* disebut sebagai pemilik baru PT PAE..
Kami mengimbau semua pihak untuk tidak melakukan praduga dan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah.
1. *Update Rilis Sebelumnya*
Rilis tajam tadi wajib dikasih “Catatan Redaksi/Update” di bawahnya. Biar kita tidak menzalimi Pak Harmini Amzi kalau memang sudah jual.
*Fokus ke Masalah Inti*
*Lindungi Wartawan*
Kata “oknum wartawan melakukan berbagai cara” itu sensitif. Kalau ada bukti pemerasan, laporkan. Tapi kalau yang dimaksud kerja investigasi, itu dilindungi UU Pers.
1. Berita investigasi aktivitas truk tengah malam
2. Berita klarifikasi pemilik baru ini harus lebih menggali informasi kedalam oknum wartawan tersebut”ujar (JP)
(Tim)






