Hariankepri.co.id – Hidup tanpa tujuan ibarat kapal tanpa arah. Ia bisa terombang-ambing di tengah gelombang tanpa tahu ke mana akan berlabuh. Sebagai seorang Muslim, tujuan tertinggi kita telah Allah tetapkan: beribadah kepada-Nya. Allah ﷻ berfirman:
“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Namun, perjalanan mencapai tujuan tidaklah singkat. Ada proses panjang, ujian, bahkan jatuh bangun. Di sinilah Allah mengingatkan:
“Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan: ‘Kami telah beriman,’ dan mereka tidak diuji?” (QS. Al-Ankabut: 2)
Artinya, perjalanan penuh tantangan adalah jalan menuju kedewasaan iman. Fokuslah pada proses, bukan hanya hasil. Sebab Allah berjanji:
“Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya.” (QS. An-Najm: 39)
Maka, teruslah melangkah. Meski butuh waktu bertahun-tahun, keberhasilan akan tiba. Selama tujuan hidupmu adalah Allah, tidak ada langkah yang sia-sia.






